Kemaafan sebenar
Membuka pintu maaf-mu yg setulus-tulusnya
pada orang yang menyakitimu.
Jika kamu masih merasa sakit hati padahal dia sudah minta maaf ..
maka itu berarti kamu belum benar-benar memaafkannya.
Salah satu ciri kita telah tulus memaafkan orang lain
adalah jika kita tidak lagi terbelenggu oleh rasa sakit hati kita karena perbuatan orang lain itu. Memberi maaf itu mampu membuka belenggu-belenggu sakit hati.
Mampu menyingkirkan kebencian.
Dan memaafkan adalah kekuatan yang sanggup menghancurkan rasa mementingkan diri sendiri! Ketika kamu memberi maaf itu tidak berarti kamu lebih rendah atau kalah.
Justru ketika kamu bisa memberi maaf kamu telah menang dan kedudukanmu lebih terhormat dibandingkan orang yang kau beri maaf!”
No comments:
Post a Comment